25 August 2018



Mendidik dengan Kekuatan Fitrah

#NHW4 Matrikulasi IIP Batch 6 


Kali ini kita akan masuk tahap #4 dari proses belajar kita. Setelah bunda berdiskusi seru seputar mendidik anak dengan kekuatan fitrah, maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?


Ya, saya ingin tetap belajar ilmu meraih barakah. Saya tidak berencana untuk mengubah jurusan ilmu kehidupan yang saya tetapkan ini. Menurut saya apabila saya ingin mempelajari berbagai jurusan ilmu lainnya seperti ilmu parenting, entrepreneurship, leadership, dll maka kesuksesan saya atas ilmu-ilmu tersebut adalah apabila saya memeroleh barakah atas ilmu itu & atas barakah ilmu tersebut dapat memberikan kebermanfaatan bagi orang lain.   


b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Saya belum mengisi checklist harian secara konsisten. Melalui NHW4 ini, saya kembali merenung atas indikator diri yang saya buat pada NHW2 apakah saya memasang target terlalu tinggi untuk diri saya sendiri pada beberapa indikator. Pada saat menyusun NHW2, saya dalam kondisi diri, pekerjaan, dan lingkungan yang dapat mendorong saya untuk membuat indikator pada skenario optimis dan meyakini saya dapat mencapainya. Namun, pekan ini saya sedang dalam kondisi diri & pekerjaan yang membuat saya merasa perlu melakukan evaluasi kembali serta melakukan kalibrasi beberapa indikator diri agar lebih memenuhi aspek MeasurableAchievable, & Time Bound dalam poin-poin SMART. 


c. Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.


Sebetulnya dari saya menjalani perkuliahan S1, menjadi dosen adalah salah satu profesi yang saya ingin geluti sebagai salah cara untuk mengamalkan ilmu yang saya miliki. Namun, dulu saya menetapkan ke diri saya apabila saya ingin menjadi dosen maka saya harus menjadi dosen yang memiliki pengalaman praktisi. Maka dari itu, saya memang berencana untuk bekerja dulu setelah tamat S1 dan selanjutnya bekerja sembari melanjutkan S2. Qadarullah, saya diberi kesempatan langsung melanjutkan S2 & akhirnya diterima sebagai pegawai BUMN. Hingga saat ini saya tidak menutup keinginan saya untuk menjadi dosen. Namun, saya menyadari bahwa banyak cara lainnya yang dapat saya gunakan untuk menyampaikan ilmu serta pengalaman yang saya miliki, tidak hanya ilmu akademik, namun segala jenis ilmu yang dapat saya salurkan kepada orang lain. 


Selama proses penyusunan NHW3, saya mulai mereka kembali hal-hal yang bisa menjadi misi hidup saya sesuai dengan potensi diri & hal-hal yang sering saya lakukan. Misi hidup ini berkaitan erat dengan niat saya untuk dapat mengamalkan ilmu yang saya miliki agar memberikan kebermanfaatan & meraih barakah. Misi hidup yang terlintas pertama adalah bagaimana pola pikir, sikap, serta perilaku saya memberikan aura positif bagi orang lain & mereka terinspirasi akan hal-hal tersebut. Hal ini biasanya berkaitan dengan hal yang saya sukai & geluti seperti belajar ilmu keluarga & parenting, bercocok tanam & memasak. Misi yang terlintas kedua adalah atas ilmu-ilmu yang saya miliki, saya salurkan kepada orang lain baik dengan tujuan sekedar penyampaian informasi maupun penerimaan ilmu yang dapat memberikan perubahan yang mengarah kepada kebaikan (barakah) bagi orang lain. Misi hidup selanjutnya adalah bagaimana ilmu yang saya salurkan serta pengalaman yang saya bagikan kepada orang lain dapat menjadi salah satu bagian yang mendukung pemberdayaan diri mereka dalam berbagai aspek kehidupan.


Sesuai elaborasi sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

Misi Hidup: Memberikan inspirasi ke orang lain, menyampaikan & menyalurkan ilmu dan pengalaman ke orang lain
Bidang: Pendidikan Ibu & Anak, Bercocok tanam, Pemberdayaan Masyarakat 
Peran: Inspirator,  Penyalur Ilmu, & Mentor

d. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut. 


Untuk bisa menjadi inspirator, penyalur ilmu, & mentor yang meraih barakah, ilmu-ilmu yang perlu saya kuasai adalah:

1. Ilmu agama sesuai ajaran Allah 'Azza wa Jalla dan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam


Mengutip kalimat dari Ust. Salim A. Fillah dalam bukunya Baarakallaahu Laka Bahagianya Merayakan Cinta:

"Kunci meraih barakah terletak pada keimanan dan ketakwaan. Keimanan yang meyakinkan kita untuk terus beramal saleh menurut apa yang telah dituntunkan Allah dalam tiap aspek hidup, semuanya. Dan ketakwaan, yang mengisi hari-hari kita dengan penjagaan, kepekaan, dan rasa malu bahwa kita senantiasa dalam pengawasan Allah."
2. Ilmu keluarga untuk menjalankan peran anak kepada orang tua dengan sebaik-baiknya. Selain ilmu keluarga, ilmu parenting menjadi bekal dalam mengemban peran seorang istri dan ibu yang baik & profesional dalam keluarga nantinya.  

3. Ilmu komunikasi efektif, time management, dan emotion management dengan harapan menjadi keterampilan yang dapat mendukung peran istri dan ibu serta misi hidup menjadi inspirator, penyalur ilmu, dan mentor.

4. Ilmu bercocok tanam, ilmu gizi, dan ilmu kuliner sebagai bekal yang dapat mendukung peran sebagai istri & ibu yang baik. Topik ilmu ini adalah cakupan ilmu utama yang disukai dan dipilih saat ini dengan harapan dapat mendukung misi pemberdayaan masyarakat nantinya.

5. Ilmu pemberdayaan masyarakat termasuk human capital management, dan leadership.  

e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

Saya menetapkan KM 0 pada usia 25 th, usia dimana saya mulai secara konsisten menyisihkan waktu untuk mencari ilmu dan berproduktif (berhidroponik). Melalui program matrikulasi IIP ini, saya dapat runut menyusun kerangka misi hidup yang paling sesuai menurut versi diri saya. Hal yang saya lakukan setelah menuntut ilmu adalah melakukan sharing knowledge atas ilmu yang saya peroleh. Dengan demikian saya dapat berlatih untuk menyampaikan informasi ke orang lain dan lebih mudah memahami dan menerapkan ilmu yang saya peroleh.  Milestone yang ditetapkan adalah sebagai berikut:
KM 0 – KM 1 (tahun 1) : Menguasai ilmu bercocok tanam dan ilmu komunikasi efektif 
KM 1 – KM 2 (tahun 2) : Menguasai ilmu time management dan emotion management 
KM 2 – KM 3 (tahun 3) : Menguasai Ilmu gizi dan ilmu kuliner
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu pemberdayaan masyarakat termasuk human capital management, dan leadership

f. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan. 


Sesuai poin b. Terdapat beberapa indikator diri baru yang saya perbaiki & indikator baru yang ditambahkan untuk mencakup program yang rencana dijalankan.


g. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan



No comments:

Post a Comment

Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal #NHW6 Matrikulasi IIP Batch 6  Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar me...